Kejuaraan Bulutangkis Piala Raja Hamengku Buwono (HB) X 2025 berlangsung dari tanggal 29 September s.d 5 Oktober 2025 di GOR Wisdom Park Universitas Gadjah Mada Yogyakarta diikuti jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Kejuaraan ini berhasil mencatat rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang masa. Lebih dari 2000 atlit dari 432 klub se-Indonesia mengikuti turnamen ini, sehingga Piala Raja HB X 2025 resmi diakui oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kompetisi bulutangkis dengan peserta terbanyak.
Turnamen yang berlangsung meriah di GOR Wisdom Park UGM, Sleman pada Senin (29/9/2025) dibuka langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam sambutannya, Sultan menegaskan bahwa bulutangkis melampaui olahraga semata, menjadi bahasa persatuan bangsa dari Sabang sampai Merauke. Ia mengibaratkan Shutlecook yang dipukul ke udara sebagai simbol harapan yang harus terus diupayakan hingga akhir dan menjadikan turnamen ini sebagai ajang lahirnya generasi atlet baru dengan semangat sportivitas dan persaudaraan.
Ketua Umum Pengurus Pusat PBSI, Muhammad Fadil Imran, menambahkan bahwa Piala Raja HB X 2025 merupakan bagian dari sistem pembinaan nasional dan sirkuit nasional C yang mendukung perkembangan talenta muda bulutangkis agar memiliki kesempatan dan sistem pendukung yang merata. Fadil menyatakan bahwa turnamen ini bukan sekadar mencari pemenang, tapi juga menjadi panggung pembentukan karakter atlet muda.
Ketua Pengurus Provinsi PBSI DIY, KPH Yudanegara, mengapresiasi antusiasme luar biasa dengan jumlah peserta yang jauh melampaui prediksi semula, menghasilkan lebih dari 2.000 pertandingan yang dilangsungkan di tiga arena besar dengan 20 lapangan selama tujuh hari penuh. Prestasi ini mendapat pengakuan resmi dari MURI.
Piala Raja HB X 2025 memiliki makna historis yang kuat sebagai simbol persatuan dan kejayaan bangsa, terinspirasi dari kontribusi besar Keraton Yogyakarta. Turnamen ini diharapkan mampu melahirkan bintang-bintang bulutangkis baru yang akan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia, menjadi tonggak kebangkitan olahraga bulutangkis tanah air.
Dalam upacara penutupan kejuaraan, Marsma (Purn) Ibnu Hajar selaku ketua panitia kejuaraan tersebut, melaporkan turnamen ini diikuti sebanyak 2.072 atlet, dari 432 klub yang berasal dari seluruh Indonesia. Adapun jumlah pertandingan yakni 2.252 pertandingan
Sedangkan Bupati Sleman turut mengalungkan medali serta menyerahkan hadiah kepada kelompok usia taruna untuk kategori ganda putri. Ia berharap kejuaraan bulu tangkis Piala Raja Hamengku Buwono X dapat melahirkan generasi unggul yang dapat mengharumkan negara Indonesia di dunia internasional
Manajer Utama UGM Residence Wijayanti selaku pengelola GOR Wisdom Park menyampaikan ikut bangga GOR Wisdom Park bisa berpartisipasi dalam pengembangan bibit-bibit muda sebagai bentuk proses regenerasi atlit yang berkelanjutan.











