Yogyakarta, 30 Juli 2025 — Dalam upaya mencari solusi jangka panjang terhadap permasalahan banjir yang melanda kawasan Kampung Iromejan, Kelurahan Klitren, Kota Yogyakarta, dilakukan kegiatan peninjauan lapangan terkait penanganan banjir pada hari Rabu, 30 Juli 2025. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara berbagai pihak, yakni perwakilan dari World Bank, Kementerian PUPR, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, dan Pemerintah Kota Yogyakarta.
Peninjauan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi di lapangan, mengidentifikasi penyebab utama terjadinya banjir, serta mengeksplorasi berbagai alternatif teknis dan strategis untuk penanganannya. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses perencanaan penanggulangan banjir berbasis data.
Kawasan Wisdom Park UGM turut menjadi salah satu titik kunjungan karena lokasinya yang merupakan bagian dari sistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Belik sungai yang mengalir hingga ke wilayah Kampung Iromejan dan memiliki peran penting dalam dinamika banjir di kawasan tersebut.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan peninjauan langsung ke kawasan terdampak di Kampung Iromejan untuk melihat kondisi saluran air, pemukiman, dan titik-titik genangan. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Embung UGM dan Kolam Retensi UGM yang berada di hulu Kali Belik. Kunjungan ini dilakukan guna memperoleh pemahaman menyeluruh tentang kondisi sistem hulu dan daya tampung kawasan resapan air yang menjadi bagian dari pengelolaan air hujan di wilayah tersebut.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama lintas lembaga untuk menanggulangi permasalahan banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan. Dengan adanya koordinasi dan sinergi antara pemangku kepentingan lokal, nasional, hingga internasional, diharapkan upaya penanganan banjir di Kampung Iromejan dapat segera diwujudkan secara efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.