Mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Program Studi Ilmu Lingkungan melaksanakan kegiatan kuliah lapangan di Wisdom Park pada Selasa 5 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari berbagai bentuk rekayasa dan modifikasi lingkungan yang diterapkan di kawasan Kampus UGM dengan pendekatan yang mengedepankan kearifan lokal dan prinsip keberlanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penerapan ilmu lingkungan di lapangan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa didampingi oleh dosen pengampu, Bapak Sulaiman, untuk melakukan pengamatan langsung terhadap berbagai upaya pengelolaan dan rekayasa lingkungan yang telah diterapkan di kawasan Wisdom Park. Melalui observasi lapangan, peserta mempelajari dampak perubahan lingkungan, manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat dan ekosistem, serta strategi pelestarian lingkungan yang tetap memperhatikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Berbagai elemen pengelolaan lingkungan yang terdapat di Wisdom Park menjadi objek pembelajaran yang relevan dalam memahami konsep pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan ruang terbuka hijau.
Para mahasiswa menilai bahwa Wisdom Park sangat mendukung proses pembelajaran lintas jenjang pendidikan karena menghadirkan contoh-contoh pengelolaan lingkungan yang edukatif, aplikatif, dan mudah dipahami. Muhammad Aqil Ghufron Emeraldi selaku PIC kegiatan menyampaikan harapannya agar Wisdom Park dapat terus berkembang sebagai pusat edukasi lingkungan yang memberikan manfaat bagi berbagai kalangan. “Wisdom Park memiliki potensi besar sebagai laboratorium pembelajaran lingkungan terbuka. Kami berharap kawasan ini dapat terus berkembang dan dimanfaatkan tidak hanya oleh mahasiswa, tetapi juga oleh pelajar serta masyarakat umum yang ingin belajar mengenai pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.















