Kawasan hijau Wisdom Park Universitas Gadjah Mada tampak lebih ramai dari biasanya pada 12–13 Juni 2026. Ratusan pengunjung dari berbagai kalangan hadir dalam penyelenggaraan perdana pada event TEMU TUKU, sebuah collaboration market yang diinisiasi oleh Pengelola Wisdom Park untuk mempertemukan UMKM, komunitas, mahasiswa, dan masyarakat umum dalam satu ruang yang kreatif dan interaksi.
Mengusung tagline “Temu Orangnya, Tuku Produknya”, kegiatan ini menjadi wadah bagi unit kegiatan mahasiswa (UKM) UGM dan pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antar pelaku kreatif di Yogyakarta. Dalam penyelenggaraan pertama ini Wisdom Park berkolaborasi dengan BRI, sehingga TEMU TUKU x BRI diusung sebagai brand acara.
Rangkaian kegiatan TEMU TUKU x BRI diawali dengan sambutan pembukaan oleh Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama Universitas Gadjah Mada. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas hadirnya kegiatan yang mampu menghubungkan berbagai elemen masyarakat dalam satu ruang kolaboratif. Kehadiran TEMU TUKU dinilai sejalan dengan semangat UGM dalam mendorong inovasi, pengembangan kewirausahaan, serta pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
Pemilihan Wisdom Park UGM sebagai lokasi penyelenggaraan memberikan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung. Dikelilingi pepohonan rindang dan area terbuka yang nyaman, lokasi ini menghadirkan suasana santai yang mendukung interaksi antar tenant, komunitas, mahasiswa, maupun pengunjung.
Sebanyak tiga belas tenant makanan dan minuman turut meramaikan TEMU TUKU x BRI dengan beragam pilihan kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga mengedepankan aspek kesehatan dan keberlanjutan. Pengunjung dapat menemukan berbagai menu makanan, minuman segar, hingga produk-produk yang dibuat dengan memperhatikan kualitas bahan dan nilai gizi.
Selain itu, sejumlah tenant juga telah menerapkan penggunaan kemasan non-plastik sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Langkah sederhana ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurangi penggunaan sampah sekali pakai sekaligus mendorong kebiasaan konsumsi yang lebih bertanggung jawab.
Tidak hanya sektor kuliner, TEMU TUKU juga menghadirkan dua tenant kerajinan yang menampilkan produk-produk handmade hasil karya pelaku usaha lokal. Berbagai pernak-pernik kreatif serta produk inhaler aromaterapi buatan rumahan berhasil menarik minat pengunjung yang mencari produk unik dengan sentuhan personal. Kehadiran tenant kerajinan ini menjadi bukti bahwa kreativitas pelaku usaha lokal memiliki potensi besar untuk terus berkembang apabila mendapatkan ruang untuk bertemu langsung dengan konsumennya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi keuangan generasi muda, hari kedua TEMU TUKU x BRI menghadirkan sesi talkshow bertajuk “Money Moves: From Campus to Financial Freedom.” Talkshow ini menghadirkan Rizqi Darajat, Branch Office Head BRI Yogyakarta Cik Ditiro, yang membagikan wawasan mengenai pengelolaan keuangan sejak masa kuliah, pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat, serta langkah-langkah menuju kemandirian finansial di masa depan.
Suasana market semakin hangat dengan hadirnya program Intimate Gigs, pertunjukan musik akustik yang menjadi hiburan bagi pengunjung selama acara berlangsung. Pada hari pertama, pengunjung disuguhkan penampilan dari Tomy Dharma Duo, sementara hari kedua dimeriahkan oleh Simple Friend. Alunan musik yang mengiringi suasana sore hingga malam hari menciptakan pengalaman yang berbeda dan membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati area TEMU TUKU.
Selain berbelanja dan menikmati hiburan, pengunjung juga dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang disediakan oleh Mahasiswa UKESMA UGM. Program ini menjadi salah satu aktivitas yang cukup diminati karena memberikan manfaat langsung bagi pengunjung.
Melihat sambutan tersebut, Pengelola Wisdom Park berencana menjadikan TEMU TUKU sebagai agenda rutin dua bulanan di Wisdom Park UGM. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat menghadirkan lebih banyak tenant, komunitas, program edukatif, dan aktivitas kreatif yang semakin memperkuat ekosistem kolaborasi di Yogyakarta.

